Posted on Leave a comment

Ciri-Ciri Calon Pembeli Potensial yang Harus Anda Perhatikan

Guna meningkatkan penjualan, Anda perlu belajar mengerti dan memahami calon pembeli. Anda harus tahu kira-kira siapa pembeli potensial dan siapa yang kemungkinan tidak akan membeli dengan Anda atau hanya pura-pura ingin membeli.

Apalagi di era bisnis online saat ini. Anda dan calon pembeli menjalin komunikasi secara tidak langsung. Anda tidak bertemu muka dengan mereka, sehingga Anda harus siap jika mereka menghilang tanpa kabar, padahal Anda sudah menunggu konfirmasi pembelian dari mereka.

Ujung-ujugnya kita seperti di beri harapan palsu oleh mereka. Baper sih.. 🙈

Sebagai seorang Entrepreneur, Anda harus siap menghadapi perilaku calon pembeli yang bermacam-macam. Mereka semua adalah peluang untuk menghasilkan penjualan. Bahkan sekalipun Anda menghadapi calon pembeli yang menyebalkan, Anda harus tetap ramah dalam melayani mereka.

Khususnya bagi calon pembeli yang potensial, merekalah orang-orang yang berpeluang besar menjadi pelanggan setia. Anda harus memahami cara mereka berbelanja dan apa yang mereka butuhkan. Ini akan membantu Anda untuk menjangkau mereka dan membuat mereka yakin untuk berbelanja dengan Anda.

Calon pembeli potensial itu yang seperti apa ?

Nah, berikut Muslim Entrepreneur University telah merangkum ciri-ciri calon pembeli yang serius ingin membeli produk Anda.

1. Suka Bertanya
Calon pembeli yang benar-benar tertarik dengan produk Anda biasanya akan aktif bertanya. Mungkin Anda akan merasa risih karena apa yang ditanyakan adalah hal-hal yang sudah terpampang jelas pada website atau media sosial Anda. Namun, calon pembeli seperti itu hanya ingin mendapatkan konfirmasi langsung dari Anda.

Calon pembeli yang terlihat berminat dan kemudian menanyakan hal-hal teknis seperti system pembayaran, rekening bank untuk pembayaran, cara pengiriman yang ditawarkan, paket yang disertakan, atau garansi yang diberikan, adalah pertanda positif bahwa calon pembeli tersebut ingin membeli produk yang ditawarkan.

Jadi, Anda jangan malas menjawab pertanyaan-pertanyaan dari setiap calon pembeli. Lagi pula tidak sulit untuk membalasnya dan memang sudah menjadi tugas Anda untuk melayani semua calon pembeli secara responsif.

Jangan langsung mencap calon pembeli tersebut sebagai “CLBK” alias “Chat Lama Beli Kagak” ya 😁

2. Terus Menawar
Menawar harga adalah hal yang bisa dimaklumi. Apalagi jika produk yang Anda jual memang bisa di tawar.

Tetapi kadang kala, Anda mungkin akan merasa sebal jika calon pembeli suka menawar. Anda sudah memberikan harga terbaik namun mereka tetap berusaha meminta harga diturunkan sesuai keinginan mereka.

Jika calon pembeli tidak serius, biasanya mereka akan menghilang begitu saja tanpa kabar. Sedangkan jika mereka serius, biasanya mereka akan berusaha untuk terus menawar. Meski Anda memang tidak akan menurunkan harga lagi, jelaskan baik-baik keunggulan, spesifikasi lengkap produk, dan tetap ramah saat melayani mereka. Siapa tahu mereka akhirnya setuju dengan harga yang Anda berikan.

3. Membandingkan-bandingkan Produk
Jika Anda menjual beberapa produk dengan fungsi yang sama namun dari brand berbeda atau harganya berbeda, biasanya calon pembeli akan membanding-bandingkan produk Anda. Mereka akan bertanya-tanya pada Anda tentang apa kelebihan dan kekurangan pada masing-masing produk.

Calon pembeli seperti itu biasanya benar-benar serius sehingga ingin tahu secara jelas keunggulan setiap produk. Mereka begitu kritis dalam membandingkan karena mereka ingin mendapatkan yang terbaik.

4. Lama Mempertimbangkan
Calon pembeli yang potensial selalu mempertimbangkan produk yang akan dibelinya dengan matang. Terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memutuskan produk pilihannya. Mereka akan berpikir dengan cermat dari berbagai sisi.

Anda harus sabar menghadapi calon pembeli seperti itu, karena mereka memang tidak akan tergesa-gesa dalam membeli. Mereka akan mempertimbangkan kualitas, harga, diskon, cara pembayaran, cara pengiriman, dan membandingkan profil bisnis Anda dengan kompetitor.
Jadi, terus follow up mereka untuk menanyakan kembali keputusan mereka.

5. Sudah Mengerti Produk
Calon pembeli yang sudah paham dengan produk biasanya tidak suka berbasa-basi. Mereka tidak banyak bertanya soal spesifikasi produk, tapi akan langsung bertanya soal harga dan penawaran diskon atau promosi apa yang Anda berikan.

Biasanya calon pembeli tersebut sudah biasa membeli produk itu. Namun dia lebih tertarik kepada produk yang Anda jual. Hal ini bisa terjadi Jika harga produk Anda lebih murah daripada toko sebelah atau penawaran Anda lebih menarik.

Calon pembeli tidak akan mempertimbangkan lama-lama. Anda hanya perlu melayani mereka dengan ramah dan meyakinkannya untuk membelinya dengan Anda.

Berikut tadi adalah ciri-ciri calon konsumen potensial, calon konsumen potensial ini harus menjadi prioritas dari target pasar Anda. Secara teknis, konsumen potensial belum menjadi konsumen Anda, akan tetapi sangat berpotensi untuk menjadi konsumen.

Pastikan Anda memberikan pelayanan dan informasi yang lengkap dan terbaik kepada tipe konsumen potensial.

Pesan Ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University