Posted on Leave a comment

Cara Ampuh Memulai Bisnis Kaos Tanpa Modal SEPESERPUN!

Assalamualaikum Wr Wb, akhi & ukti…
Makin kesini, hawanya makin panas yah?

Kami mengerti bahwa anda sudah mulai memahami potensi bisnis KDI sebenarnya. Dan anda sudah mulai tidak nyaman karena ingin segera memulai, tetapi masih punya kendala yang tidak bisa ditanggulangi.

Dan biasanya, kendala tersebut berupa TIDAK PUNYA MODAL UANG!
Classic, but true…

Apapun alasan anda, baik yang masuk akal maupun tidak, kami akan memberikan beberapa tips untuk memulai bisnis KDI tanpa modal sepeserpun!

1. Gunakan Apa Yang Anda Punya.
Mungkin selama ini anda lupa bahwa teman Facebook anda berjumlah 1000an, atau akun Instagram anda punya follower ratusan, atau lupa bahwa anda punya teman sekolah, kantor, komunitas, atau bahkan tetangga.

Kalau anda punya akun Facebook, tentu saja anda punya banyak teman online, kan? Mengapa anda tidak menjual kaos kepada mereka?

Tidak ada peraturan bahwa enam kaos yang anda beli harus anda pakai sendiri kan? Anda hanya diminta membeli minimal tiga, agar anda tahu kualitas barang yang akan anda jual, jadi tidak ada unsur ‘beli kaos dalam karung’ disana.
Bisa jadi anda beli 1 kaos untuk dipakai sendiri, lalu anda jual 5 sisanya ke teman-teman anda.

2. Lakukan Apa Yang Anda Bisa.
Kalau cara pertama gagal, mari beralih ke cara kedua yang sedikit lebih menantang. Untuk mengeksekusi cara kedua, anda perlu mental yang kuat. (kalau sudah tidak punya duit, terus tidak punya mental baja, kelar idup lo 😀 )

Modal anda kali ini adalah smartphone dan katalog kaos yang bisa anda dowload di :

✔️ Yukbisnissampingan.co.id/KDI 😉
✔️ Yukbisnissampingan.co.id/KDI 😉
✔️ Yukbisnissampingan.co.id/KDI 😉

Yang perlu anda lakukan adalah, datangi toko-toko baju yang ada di daerah anda. Lalu tawarkan kepada mereka untuk membeli kaos melalui anda dalam jumlah banyak.

Tunjukkan foto katalog di hp anda dan berlakulah sebagai agen offline KDI di kota anda.
Lalu tawarkan kesepakatan untuk membeli sample minimal 6 kaos, dan anda garansi apabila kaosnya tidak sesuai keinginan pembeli, bisa dikembalikan kepada anda.

Dengan cara ini, anda bisa melakukan upgrade ke Premium Membership tanpa modal. Tetapi anda harus pegang janji apabila pembeli tidak puas, kaosnya dikembalikan ke anda.

Kalaupun demikian, minta waktu beberapa hari kepada pembeli anda, lalu jajakan kaos KDI di alun-alun atau car-free-day di kota anda. 🙂

3. Mulai Darimana Anda Berada. Sekarang Juga.
Bisnis apapun, pada akhirnya butuh modal, minimal modal keberanian. Kalaupun anda tidak bisa melakukan dua hal diatas, ini adalah tips pamungkas dari KDI untuk anda. Kalau anda masih tidak berani memulai, mungkin sebaiknya anda telpon saya sekarang.

Tips pamungkas ini HANYA boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa. Dilandasi dengan niat yang JUJUR untuk mencari berkah. Karena apabila anda menyelewengkannya, maka nyawa taruhannya.

Oke, mari kita hitung…
Modal untuk memulai bisnis KDI adalah Rp. 649.000.
Apabila dibagi 5 ribu rupiah, maka hasilnya: 649.000/10.000= 65
Nah, tugas anda sekarang adalah… CARI 66 ORANG yang mau memberi pinjaman uang 10 ribu rupiah kepada anda sekarang!

Anggap mereka adalah investor anda. Dan logikanya, kalau anda cuma meminjam 10 ribu rupiah. Tidak banyak yang menolak.

INGAT!!!
Ini adalah hutang ke 68 orang. CATAT baik-baik kepada siapa saja anda berhutang. Lalu gunakan uang investor anda untuk mulai bisnis KDI.
Lalu kembalikan uang investor anda DAN ajak mereka satu-persatu ikut bisnis KDI agar anda dan teman-teman sukses berjamaah.

Semoga bermanfaat,
Wassalamualaikum Wr Wb.

Posted on Leave a comment

3 Cara Ampuh Mengubah Konsumen Loyal Menjadi Reseller

Anda pebisnis online?
Online shop Anda sedang kebanjiran orderan?
Apakah Anda kerap bertemu dengan konsumen yang terus melakukan order berulang-ulang?

Sebaiknya Anda mulai mendekati konsumen potensial seperti itu. Kenapa? Karena pasti dia memiliki testimoni yang bagus untuk produk Anda. Cara dia melakukan pemesanan sampai berulang-ulang, sudah menunjukkan bahwa dia merasa puas dengan kinerja online shop maupun produk Anda. Ini merupakan potensi yang sangat bagus untuk membangun jaringan reseller dari konsumen loyal seperti dia.

Bagi konsumen yang telah merasakan khasiat atas suatu produk maupun online shop, dia akan dengan senang hati untuk memperkenalkan produk kepada orang-orang terdekat. Dia mempunyai bukti nyata, yaitu dirinya, yang dapat menjadi ajang promosi untuk menarik konsumen-konsumen baru untuk Anda. Di sinilah muncul promosi dari mulut-ke-mulut berasal.

Seseorang yang memiliki pengalaman nyata pada diri sendiri, akan mengetahui secara detail dan logis proses setiap khasiat produk yang digunakan. Ini menjadi keuntungan besar, karena walaupun dia belum pernah melakukan proses penjualan, dengan hanya bercerita tentang hal baik apa yang dia dapat dari produk Anda, ini sudah menjadi promosi gratis buat Anda. Menjaring konsumen untuk menjadi reseller, hanya butuh perhatian dan bimbingan Anda agar dia siap untuk ikut memasarkan produk Anda.

Bagaimana cara menjaring reseller dari konsumen loyal begini?

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam mempersiapkan konsumen untuk menjadi reseller Anda. Karena mereka akan siap dengan hati untuk untuk memasarkan produk Anda tanpa ada rasa terbebani menjadi seorang penjual.
Berikut ini 3 cara ampuh mengubah konsumen loyal menjadi reseller.

Cek ulasan di bawah ini 👇🏼👇🏼

1. Lakukan pendekatan personal

Mulailah lakukan obrolan biasa dengan konsumen loyal Anda. Seperti menanyakan kabarnya dan mengajak mengobrol layaknya seorang teman. Jangan terlalu cepat untuk memintanya menjadi reseller. Tanyakan kesan-kesannya selama dia menggunakan produk Anda.

“Tahap pertama sebelum mengajak konsumen Anda menjadi reseller adalah melakukan pendekatan dan berbincang layaknya teman.”

Ketika Anda bertanya tentang kesan-kesan konsumen, jangan langsung melakukan screen shoot atas hasil obrolan Anda. Ingat! Ini hanya obrolan. Jangan menggiring dia untuk merasa bahwa Anda sedang melakukan penipuan “hubungan” dengannya, untuk mengambilan keuntungan sendiri. Berikan waktu, jalin kedekatan yang akrab. Setelah Anda rasa konsumen siap untuk melakukan testimoni, mintalah secara terus terang padanya.

2. Meminta memperkenalkan produk

Setelah hubungan Anda terjalin baik, mulailah untuk bertanya apakah ada dari saudara atau kenalannya juga memakai produk yang sama? Atau adakah dia memberikan saran kepada orang terdekatnya untuk menggunakan produk Anda yang dia pakai? Tanda konsumen merasa dekat dengan produk Anda, dia akan dengan mudah bercerita.

“Jika sudah akrab seperti teman, Anda tidak akan merasa sungkan bila meminta bantuan agar konsumen mau mengenalkan produk pada orang-orang di sekitarnya.”

Jika jawabannya positif, yakni dia memperkenal dan menyarankan produk Anda pada orang yang dia kenal, maka Anda bisa masuk ke tahap selanjutnya. Namun jika jawaban konsumen Anda negatif, dia tidak melakukan hal yang Anda pertanyakan, mintalah dia memperkenalkan produk Anda namun jangan membuat dia merasa tertekan untuk melakukannya. Biarkan dia melakukan dengan cara dia sendiri.

3. Diarahkan menjadi reseller aktif

Setelah dia rela dengan suka hati memperkenalkan produk Anda pada teman-temannya, dan membantu temannya untuk melakukan order kepada Anda, berikanlah dia fee dari hasil penjualan. Fee di sini bisa berupa uang ataupun gratis pembelian. Ini akan sangat menambah keloyalan dia kepada Anda.

“Tujuan utama mengarahkan konsumen menjadi reseller akan semakin mudah jika dia senang hati membagikan manfaat dan cerita tentang produk dari online shop Anda.”

Saatnya Anda mengambil langkah utama dari proses ini. Jika konsumen Anda sudah begitu loyalnya, memakai dan memperkenalkan produk, serta merasa bahagia dengan fee yang dia terima, minta dia dengan halus untuk menjadi reseller Anda. Tunjukan padanya keuntungan, bonus, dan sederet penghasilan yang bisa dia terima jika bergabung sebagai tim pemasaran Anda.

Demikian 3 cara ampuh mengubah konsumen loyal menjadi reseller.
Yang perlu Anda ingat, konsumen loyal yang juga sebagai pemakai, akan menjadi fondasi kokoh bagi bisnis Anda agar dapat berkembang.

Mereka bukan hanya ingin mencari keuntungan tapi juga ingin menyebarkan manfaat kebaikan yang dia terima dari suatu produk.

Sudah ikut Ecourse Mentoring Membangun Tim Reseller ??

Cek info di : http://Bit.ly/EcourseMentoringMembangunTimResellerYBS

Pesan ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University

Posted on Leave a comment

STRATEGI FACEBOOK MARKETING DENGAN AKUN PRIBADI INI RAHASIANYA

STRATEGI FACEBOOK MARKETING DENGAN AKUN PRIBADI INI RAHASIANYA

Setujukah anda jika dalam berbisnis anda tidak boleh hanya sekedar menjual? Tapi lebih dari itu anda bisa membuat bisnis menjadi bertahan lama dan banyak pelanggan, mau?.

Bisnis yang baik yaitu bisnis yang bisa menghasilkan pelanggan loyal,
bukan hanya pelanggan yang sekali membeli kemudian pergi tak kembali dan lupa dengan anda.

Tapi jika anda hanya ingin berniat jualan saja, yang tidak ingin diharapkan kembali oleh si pembeli, maka ya sudah jadilah sebagai “penjual lepas sembunyi muka”

Maka wajar saja anda dan toko online anda dilupakan setelahnya. Bisa jadi pengalaman membeli produk dari anda merupakan pengalaman buruk bagi si pembeli.

Gak mau kan di posisikan seperti itu?

Masih banyak pelaku bisnis online yang belum bisa memberikan kesan sama sekali kepada para pembeli tentang siap diri mereka dan toko online mereka.

Kesalahannya terletak pada cara pendekatan yang biasa-biasa saja antara penjual dan pembeli, tanpa melakukan langkah pendekatan personal dengan para pembeli sebelum dan setelahnya.

Beda kasus jika anda melakukan pelayanan secara personal kepada para pembeli. Anda bersikap benar-benar perduli terhadap mereka, anda melayani mereka dengan baik dan sangat bersahabat, anda memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang mereka hadapi.

Maka yang terjadi adalah pembeli produk di toko online anda akan berubah menjadi pelanggan setia toko online anda. Yang kemudian akan terus kembali lagi dan lagi untuk membeli produk-produk dari anda.

Pertanyaannya: “bagaimana caranya agar seperti itu?”

Dan rahasianya adalah…

BANGUNLAH PERSONAL BRANDING

Cara ini biasa disebut sebagai Personal Branding. Agar pembeli toko online anda menjadi pelanggan loyal, jadikan diri anda sendiri sebagai Brand untuk produk/ toko online anda.

Personal Branding? Apaan tuh?

Saya kasih Contohnya..

Ada seorang binaragawan, ia hobinya adalah fitness, kegiatan sehari-harinya adalah pergi ke Gym. Sambil terus berusaha untuk menjaga bentuk tubuhnya yang ideal, ternyata ia juga punya bisnis toko online jualan Suplemen Otot di internet.

Ia tidak sekedar menunggu pembeli datang sendiri ke toko onlinenya, namun ia menggunakan akun Facebook Pribadinya untuk mendatangkan calon pembeli ke toko onlinenya.

Kemudian ia rajin sharing tentang dunia Body Building di Facebook miliknya, dan membagikan tips-tips bermanfaat untuk membangun otot.
Artikel tentang kesalahan dalam membangun otot dsb..

Banyak interaksi yang terjadi dari teman Facebooknya karena merasa terbantu dengan sharing yang ia lakukan, dan ia pun peduli dengan permasalahan mereka. Sehingga mereka mulai percaya dengan apa yang dikatakan olehnya.

Disana mulailah terbangun kedekatan antara ia dengan teman Facebooknya yang masih sama-sama hobi Body Building.

Ketika pada akhirnya teman-teman Facebooknya kepo, dan tau bahwa ia punya sebuah toko online yang menjual suplemen-suplemen untuk otot, maka anda bisa membayangkan, bagaimana reaksi teman-teman facebooknya ketika ditawarin untuk membeli produk darinya.

Yup, sesuai tebakan anda, mereka akan berbondong-bondong untuk membeli Suplemen darinya karena mereka sudah percaya padanya. Kredibilitas sudah terbangun dari dirinya sendiri sebagai seorang binaragawan.

Alasan utamanya, karena apa yang ia jual sesuai dengan apa yang ia sukai. Ia adalah seorang binaragawan yang sudah mengerti seluk beluk dalam membangun tubuh yang atletis.

Itulah yang dinamakan dengan Personal Branding, sebuah proses untuk mendapatkan kepercayaan calon pembeli melalui dirinya.

Dengan melakukan Personal Branding ditambah dengan kedekatan dengan calon pembeli, itu bisa membuat bisnis anda selalu diingat dan sulit dilupakan oleh pembeli. Personal Branding juga berfungsi sebagai strategi untuk mempercepat pertumbuhan bisnis yang dijalankan.

Bagaimana Jika Saya Bukan Binaragawan Tapi Ingin Jualan Suplemen

Jika anda bukanlah seorang binaragawan, hanya penjual, bisa kok dibangun Personal Brandingnya.

Anda tinggal menyesuaikan dengan target market anda. Kenali mereka, apa kebutuhannya dan buat akun Facebook baru. Buat nama akun Facebook anda dengan menambahkan nama belakang yang sama dengan nama bisnis anda.

Misalnya, Joko Suplemen X.

Atau buat akun Facebook baru yang akan dipakai sebagai karakter bisnis anda, misalnya “Gatot Bodykece”.

Akun Mas Gatot ini nantinya akan sharing-sharing artikel seputar binaragawan, tips menggunakan alat di Gym dan lain-lain. Yang ujung-ujungnya audience akan digiring untuk mengunjungi toko online anda.

Jalin terus hubungan baik dengan teman-teman di facebook Mas Gatot tersebut. Oh iya, mumpung akun mas Gatot masih baru, carilah teman yang sama-sama suka dengan dunia Binaragawan. Agar nantinya punya target yang jelas dan sesuai dengan produk yang dijual.

Nah sampai disini udah masuk akal kan?

Personal Branding akan menjadi kekuatan tersendiri bagi kesuksesan sebuah Bisnis. Membangun Personal Branding di Facebook merupakan cara termudah yang Gratis untuk mengenalkan bisnis anda ke target market.

Bisnis anda akan cepat naik dan laris gak karuan.
Bukan sekedar laris, namun akan menjadi pelanggan setia yang bersedia kembali lagi dan lagi untuk membeli.

Mau banget kan seperti itu? Iya dong mau..

Sekarang silahkan renungkan dan bilang: “Ya Saya Siap Membangun Personal Branding!!”.

 

Pesan Ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University

Posted on Leave a comment

Pablo Manusia Pipa dan Bruno Manusia Ember, Inilah Pentingnya Membangun Aset

Pada jaman dahulu kala, ada dua saudara sepupu yang sangat ambisius.  Yang pertama Pablo dan yang kedua Bruno, mereka tinggal berdampingan di sebuah desa kecil di Italia.

Kedua orang itu merupakan anak-anak muda yang berkualitas dan memiliki cita-cita yang tinggi, mereka juga sering berkhayal bagaimana jika suatu hari nanti menjadi orang terkaya di desanya.  keduanya orang yang sangat cemerlang dan tekun bekerja, yang mereka perlukan hanyalah kesempatan.

Pada suatu hari kesempatan itu pun datang.  kepala desa memutuskan untuk mempekerjakan dua orang untuk membawa air dari sungai ke sebuah penampungan air di tengah desa itu.

Keduanya segera menuju sungai dan membawa ember masing-masing 2 buah.  Menjelang sore hari, keduanya telah mengisi penampungan air sampai mencapai sisi-sisi permukaannya.  Kepala Desa menggaji mereka masing-masing berdasarkan jumlah ember air yang mereka bawa.

“Wah, ini berarti cita-cita kita terkabul!” seru Bruno. “saya tidak bisa percaya bahwa kita bisa mendapat rejeki sebanyak ini.”

Tapi Pablo tidak ingin yakin begitu saja.  punggungnya nyeri dan kedua telapak tangannya lecet-lecet.  Akibat membawa dua buah ember yang berat.  Keesokan paginya, ia merasa takut saat harus pergi kerja. Karena itu, ia berfikir keras mencari akal bagaimana caranya membawa air dari sungai ke desanya.

“Bruno saya punya rencana,” kata Pablo keesokan harinya saat mereka mengambil ember-ember dan berangkat menuju ke sungai. “daripada kita mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa penny per hari.  kenapa kita tidak sekalian saja membuat sebuah saluran dar sungai ke desa kita.”

Bruno menghentikan langkahnya seketika.  “Saluran pipa! ide darimana itu?” seru Bruno. ‘kita kan sudah mempunyai perkerjaan yang sangat bagus, Pablo. saya bisa membawa membawa 100 ember sehari, dengan upah 1 penny/ember, berarti penghasilan kita bisa 1 dolar/hari. pada akhir minggu saya bisa membeli sepatu baru, pada akhir bulan saya bisa membeli seekor sapi dan dalam 6 bulan saya bisa membangun sebuah gubuk baru.  Kita akan kaya! jadi buang jauh-jauh pikiran untuk membangun saluran pipa itu.”

Tapi pablo tidak putus asa.  Ia dengan sabar menerangkan tentang rencana pembuatan pipa salurannya kepada Bruno.  Pablo memutuskan untuk bekerja paruh waktu, dari senin-jumat separuh waktu dia bekerja mengangkut ember, separuh waktunya untuk membangun saluran pipa.  pada akhir pekan dia bekerja penuh untuk membangun saluran pipa.

Dari awal, dia sudah menyadari bahwa akan sulit baginya untuk menggali saluran di batu karang, karena hanya bekerja separuh waktu mengangkut ember maka penghasilannya pun otomatis menurun. Dia paham akan membutuhkan 1-2 tahun sampai saluran pipanya selesai.  Tetapi Pablo fokus pada impian dan cita-citanya, karena itu dia terus giat bekerja.

Sementara itu Bruno yangberpenghasilan 2 kali lipat dari Pablo, terus membangga-banggakan barang-barang barang-barang baru yang telah berhasil dibelinya.  ada keledai yang dilengkapi sadel kulit baru, diparkir di samping gubuk barunya yang punya 2 lantai.  Dia juga membeli baju-baju indah dan makan mewah di kedai desa.  Dia selalu mentraktir warga desa yang menyambutnya di bar untuk minum dan berkelakar.

Sementara Bruno hanya bisa berbaring di Hammock di sore hari dan tetap bekerja pada hari pekan.  pablo terus menggali saluran pipanya.  Pada bulan-bulan pertama, Pablo memang tidak bisa menunjukan hasil dari usahanya, saking beratnya usahanya dia juga bekerja sampai malam hari.

Tapi Pablo selalu mengingatkan diri sendiri bahwa cita-cita masa depan dibangun berdasarkan pada perjuangannya hari ini..dia pun semangat menggali batu karang inchi demi inchi.  Dari 1 inchi kemudian menjadi 1 kaki, kemudian menjadi 10 kaki, kemudian 20 kaki , 100 kaki dan seterusnya….

“Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian,” kata-kata itu selalu dicamkannya saat ia kembali ke gubuknya dan menghempaskan tubuhnya yang lelah di kasurnya.  meski lelah dia sudah bisa memperkirakan keberhasilan yang akan dicapainya.  caranya setiap hari dia menetapkan target yang akan dicapainya hari itu, lau dia akan bekerja keras untuk mencapainya, dia yakin bahwa hasil yang akan dicapainya akan jauh lebih besar daripada perjuangan yang dilakukannya.

Hari berganti bulan, pada suatu hari Pablo menyadari bahwa saluran pipanya sudah setengah jalan, berarti dia hanya perlu bekerja setengah jalan lagi, saat beristirahat Pablo melihat saudaranya Bruno masih terus mengangkut ember-ember.  Bahu Bruno tampak semakin lama semakin bungkuk, langkahnya lamban akibat bekerja membawa beban selama  berbulan-bulan.  Bruno terkadang sedikit pesimis, bahwa dirinya akan ditakdirkan terus mengangkut ember-ember setiap hari sepanjang hidupnya.  Bruno tidak lagi minum-minum di bar, dia lebih sering duduk sendiri dis udut rumahnya sambil ditemani botol-botol kosong.

Akhirnya saat bahagia Pablo pun tiba, saluran pipanya rampung!  orang-orang desa berkumpul saat air mulai mengalir dari saluran pipanya menuju ke penampungan air di desa.  sekarang desa itu sudah bisa mendapat pasokan air bersih secara tetap.  bahkan orang-orang yang tinggal di desa lain mulai pindah ke desa itu, membuat desa itu semakin tumbuh berkembang dan makmur.

Setelah saluran pipa selesai, Pablo tidak perlu lagi membawa-bawa ember.  Airnya akan selalu mengalir, kapanpun saat dia bekerja ataupun tidur, semakin banyak air mengalir ke desa semakin banyak uang yang mengalir ke kantong Pablo.

Banyak orang memuji pablo atas keberhasilannya, Tapi Pablo paham bahwa yang ia capai bukanlah suatu keajaiban, dia mendapatkannya karena kerja keras.

Kini Pablo yang sudah sukses mendatangi saudaranya Bruno, untuk mengajaknya membangun saluran ke seluruh wilayah.  Jika sendirian Pablo membangun saluran pipa dalam masa 2 tahun, maka dengan bantuan Bruno pekerjaan membuat saluran akan menjadi jauh lebih cepat, apalagi kini Pablo telah paham alat-alat apa yang digunakan, titik mana yang harusnya di gali dan dihindari, juga paham pipa-pipa yang harus dipasang.

Tahun-tahun berlalu Pablo dan Bruno sudah pensiun, usaha saluran pipanya terus mengalirkan uang ke tabungan mereka,mereka hidup bahagia tercapai sudah impian2 mereka bahkan melampui dari yang mereka pernah impikan sebelumnya.

Setelah membaca kisah tadi, coba renungkan kita sekarang ada di jenis mana, kita sekarang ini apakah Bruno si pembawa ember atau Pablo si saluran pipa? kalau kita amati kita hidup masih di dominasi oleh mental pembawa ember, jika ditawari kesempatan membangun saluran pipa maka mereka akan menolak ” cuma mereka yang lebih dahulu terjun membangun saluran pipa yang akan sukses!” atau kalaupun mau membangun saluran pipa akan balas bertanya..”tapi harus mencangkul ya? saya gak bisa mencangkul!”  padahal Pablo sudah menjelaskan bukan, dengan membangun saluran pipa oleh banyak orang pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan, apalagi Pablo sudah memahami ilmu membangun saluran saluran Pipa.

Dari hikmah kisah diatas, saya yang semula rajin membawa-bawa ember, mulai memikirkan untuk membuat saluran pipa, karena saya berfikir ember-ember yang saya bawa tidak akan mampu memenuhi pencapaian mimpi-mimpi saya.  supaya saluran pipa saya cepat rampung saya harus menghubungi orang-orang yang sudah ahli membuat saluran pipa, karena saya yakin dengan bergabung dengan para ahli pembuat saluran pipa, mimpi-mimpi saya akan segera tercapai.

Dalam hal ini saluran pipa saya adalah HNI HPAI, memang banyak yang menawarkan saluran pipa yang lain, tapi hanya HNI HPAI yang mempunyai peralatan ajaib namanya “e-pipeline” (saluran pipa internet).  e-pipeline ini sungguh luar biasa dalam hal efisensi waktu, kegiatan ‘mencangkul’ batu karang yang sedianya dilakukan dalam 100 jam, bisa diefisenkan hanya dengan 1 jam.

Kini e-pipeline HNI HPAI saya mulai menampakkan hasil, dibawah bimbingan dan kerjasama para pembuat saluran e-pipeline lainnya di HNI HPAI, perlahan-lahan saluran pipa saya mulai memanjang dan mulai mengalirkan air sedikit-demi sedikit, pada saatnya nanti (tidak terlalu lama) saluran akan terbangun dan rampung, e-pipeline saya akan terus mengalirkan air meski saya pensiun nanti.

Saat ini saya masih bekerja keras membangun e-pipeline dan menduplikasi e-pipeline lainnya, jika kalian sudah lelah membawa-bawa ember, saatnya bergabung dengan saya membangun e-pipeline super canggih yang akan mengalirkan air dengan deras, kalian tidak akan sendirian, kami semua di HNI HPAI akan saling bekerja membantu membangun salurannya sehingga mimipi-mimpi kita apapun itu bisa lebih cepat di capai.

Posted on Leave a comment

Tips Mendapatkan Pelanggan Setia Untuk Bisnis Anda

Salah satu tujuan akhir dari semua bisnis yang ada saat ini tentunya adalah mendapatkan pelanggan setia atas produk atau jasa yang Anda jual.

Setiap pelanggan setia yang akan terus menerus membeli produk atau jasa yang dijual dari bisnis Anda. inilah yang akan mendatangkan keuntungan yang besar bagi keberlangsungan sebuah bisnis.

Namun, tentunya memiliki seorang pelanggan setia tidaklah mudah ditengah persaingan bisnis yang sangat ketat sekarang ini.

Untuk lebih memaksimalkan potensi akan pelanggan Anda, berikut adalah tips yang harus Anda baca agar konsumen saat ini bisa sesegera mungkin berubah menjadi pelanggan bagi Anda:

1. Memperlakukan Setiap Pelanggan Dengan Baik

Salah satu tips mendapatkan pelanggan setia adalah dengan memperlakukan setiap pelanggan dengan baik.

Setiap orang akan menjadi sangat senang apabila mereka merasa diperhatikan dan dianggap penting bagi Anda. Jika Anda menjalankan bisnis online, mulailah dengan menanyakan pendapat konsumen akan produk yang dibeli.

Hubungi konsumen, baik melalui sosial media ataupun aplikasi chatting yang dapat menghubungkan Anda dengan para konsumen.

Hal ini akan membuat mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Setelah itu, pastikan setiap pendapat yang diberikan oleh konsumen kemudian Anda jadikan bahan perbaikan guna meningkatkan kualitas dari bisnis.

2. Mengantisipasi Kebutuhan Mereka

Satu hal yang menjadi kunci utama dalam kesuksesan sebuah bisnis adalah dimana barang atau jasa yang dijual haruslah sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Contoh: jika target audiens Anda merupakan professional muda yang secara tingkat produktifitas sangatlah tinggi, dan Anda merupakan seorang pebisnis yang bergerak di bidang gadget maka Anda harus memastikan bahwa gadget yang dijual dapat menunjang kebutuhan produktifitas mereka.

3. Kenali Sejarah Mereka

Sebelum Anda menjual suatu produk atau jasa, pastikan Anda telah mengetahui apa yang sudah dimiliki dan menjadi minat dari calon konsumen Anda.

Dengan mengetahui hal ini akan membuat Anda mengerti karakter dari calon konsumen yang sesungguhnya. Anda harus mengerti karakter dari calon konsumen ini, guna mengembangkan produk atau jasa yang dijual menjadi lebih baik lagi.

4. Berikan Hadiah

Semua orang menyukai hadiah, termasuk diri Anda –kan? Untuk memiliki pelanggan setia, berikanlah hadiah atau penghargaan untuk setiap konsumen yang telah membeli dari Anda.

Contoh: Apabila bisnis Anda bergerak di bidang gadget, maka Anda dapat memberikan layanan servis gratis bagi setiap konsumen yang telah membeli gadget dari Anda, atau mungkin sekedar aksesoris gratis untuk setiap gadget yang dibeli.

Dengan hadiah yang diberikan ini akan memastikan mereka untuk tetap menjadi pelanggan setia bagi Anda.

5. Teruslah Berinovasi

Beberapa bisnis yang telah sukses hari ini merupakan sebuah bisnis yang terus-menerus melakukan inovasi akan bisnisnya. Contoh: Pernahkah Anda mendengar tentang Warunk Upnormal?

Sebuah tempat makan yang saat ini ramai dikunjungi ini terus memberikan inovasi menu-menu baru hampir di setiap bulan. Inovasi menu ini yang kemudian membuat para pelanggan tidak pernah bosan untuk berkunjung.

Cobalah untuk menambahkan setiap produk baru setiap bulannya. Dengan memiliki variasi barang yang lebih banyak dibandingkan outlet lainnya akan menjadi nilai plus bagi bisnis Anda.

6. Teruslah Membuat Konsumen Ingat Kepada Bisnis Anda

Di tengah perkembangan teknologi sekarang ini, akan ada banyak hal yang dapat Anda lakukan. Salah satunya adalah membuat konsumen untuk selalu ingat akan bisnis Anda.

manfaatkan sosial media. Anda dapat membuat akun sosial media berupa Facebook, Instagram, atau sosial media lainnya yang dapat membuat Anda tetap terhubung dengan para konsumen.

Kirimkan konten secara rutin; baik mingguan atau bulanan kepada konsumen.

Setiap konten yang dikirimkan ini akan membuat konsumen selalu ingat akan merek atau bisnis Anda, sehingga disaat mereka membutuhkannya mereka akan mencari Anda untuk mendapatkan produk atau jasa tersebut.

Dengan hubungan yang dekat ini, akan memudahkan konsumen menyampaikan keinginan dan kebutuhannya yang dapat Anda tindak lanjuti dengan cepat.

Nah, itulah beberapa langkah yang harus Anda lakukan untuk membuat bisnis online Anda memiliki pelanggan setia.

Pesan Ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University

Posted on Leave a comment

Awas! Hindari 8 Kesalahan Mengelola Keuangan yang Sering Dilakukan Pebisnis

Memiliki uang banyak dari hasil keringat sendiri memang kebanggaan tersendiri. Apa lagi jika uang tersebut diperoleh dari keuntungan hasil usaha, maka cukup bangga bukan.

Pebisnis mana pun akan merasa bangga ketika mendapatkan keuntungan yang sudah diharapkan jauh-jauh hari.
Namun, terkadang banyak pengusaha yang lupa diri dan melakukan kesalahan mengelola keuangan yang sering dilakukan pengusaha. Dan hasil usaha tidak bisa dinikmati dalam waktu lama.

Apalagi jika Anda seorang pebisnis newbie atau pemula.
Pastinya uang keuntungan sering sekali digunakan untuk memenuhi hasrat pribadi. Inilah kesalahan fatal yang sering dilakukan para pengusaha pemula dalam mengelola keuangan mereka.

Padahal hasil keuntungan tersebut bisa digunakan untuk kepentingan usaha, seperti menambah item, menambah kapasitas produksi, dan lebih meningkatkan promosi untuk memperkenalkan brand kepada calon konsumen baru.

Jika Anda sebagai pebisnis tidak bisa mengatur keuangan, bersiaplah, hanya dalam menghitung hari bisnis yang selama ini sudah Anda bangun hanya tinggal kenangan!

Mengatur uang bukanlah sesuatu yang mudah bagi setiap orang. Jangankan Anda pebisnis pemula, pebisnis yang sudah lama bercimpung di dunia bisnis, sering mengalami kesalahan mengelola keuangan bisnis.

Kesalahan-Kesalahan Mengelola Keuangan yang Sering Dilakukan Pebisnis

Banyak kesalahan yang sering dilakukan pebisnis dalam mengelola keuangan mereka. Sehingga dalam waktu singkat bisnis yang sedang berada di posisi puncak kembali ke posisi bawah, bahkan mengalami kebangkrutan. Hal itu karena disebabkan oleh kesalahan pengelolaan keuangan dalam bisnis Anda.

Lantas apa saja kesalahan para pebisnis yang sering dilakukan dalam mengatur keuangan mereka ?

Berikut ini, Muslim Entrepreneur University akan merangkumnya ;

1. Menggunakan Keuntungan Usaha Untuk Memenuhi Nafsu Gaya Hidup

Kesalahan pertama yang sering terjadi pada pebisnis dalam mengelola keuangan mereka, baik itu pengusaha berpengalaman maupun pengusaha pemula sering menggunakan keuntungan usaha untuk memenuhi nafsu pribadinya semata.

Seperti membeli baju branded dengan harga mahal, gadget terbaru, mobil baru, dan sebagainya yang mereka anggap itu untuk menunjang bisnis.
Padahal itu adalah kesalahan yang paling besar dalam berbisnis.

2. Mengeluarkan Modal Terlalu Besar, Agar Mendapatkan Keuntungan yang Besar Pula

Kesalahan selanjutnya yang sering terjadi pada pebisnis pemula adalah berani mengeluarkan modal yang besar. Memang hal ini tidak salah, tetapi jika menggeluarkan modal terlalu besar akan menjadi kesalahan besar pula dan akan mengancam bisnis Anda.

Ingat, berbisnis juga memiliki resiko yang besar. Sama dengan Anda melakukan investasi, jika jumlah investasi Anda besar, maka resiko yang Anda hadapi pun akan besar.

Ketika Anda berbisnis dengan modal besar, dan Anda tidak memiliki modal cadangan. Bersiaplah jika dilangkah pertama Anda gagal, untuk melangkah selanjutnya Anda sudah kehabisan amunisi.

Jadi, perhitungkan matang-matang berapa uang yang harus anda keluarkan untuk modal.

3. Mencampur Keuangan Pribadi dan Keuangan Usaha

Kesalahan mengelola keuangan yang sering dilakukan pebisnis yaitu sering mencampur antara uang pribadi dan usaha.
Misal, Anda hanya memiliki satu rekening. Padahal ini kesalahan yang berakibat fatal pada usaha Anda. Karena, Anda tidak bisa melihat berapa jumlah keuntungan yang Anda peroleh dari usaha yang Anda jalankan.
Ngaku deh siapa yang masih seperti ini? Pasti banyak diantara Anda yang masih melakukannya.

Usahakanlah Anda memiliki rekening khusus untuk usaha. Pisahkan rekening untuk customer, dan untuk keperluan internal usaha, seperti untuk pengajian karyawan. Karena jika tidak, itu bisa membuat Anda tidak pernah bisa melihat berapa jumlah keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha.

4. Tidak Menyisihkan Keuntungan Untuk Usaha

Sering sekali pebisnis pemula tidak menyisihkan keuntungan yang mereka dapatkan dari usaha untuk digunakan sebagai pengembangan usaha. Banyak dari pebisnis yang mengabaikan hal ini. Padahal ini cukup penting, jangan sampai Anda selalu menghabiskan keuntungan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Ingat, dalam berbisnis bukan saat ini saja.
Tetapi Anda juga harus memikirkan untuk kelangsungan bisnis selama beberapa tahun ke depan. Anda juga harus bisa melihat laju inflasi yang terjadi dari tahun ke tahun, karena inflasi akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

5. Tidak Memiliki Rencana Keuangan yang Jelas

Kesalahan mengelola keuangan yang sering dilakukan pebisnis pemula selanjutnya, tidak memiliki rencana keuangan yang jelas.
Bahkan rencana keuangan tidak pernah memiliki catatan-catatan. Padahal ini penting untuk mengetahui alokasi dana modal yang diperlukan mau dilarikan kemana saja.

Tidak adanya rencana keuangan yang jelas pun akan membuat Anda bingung, mau dibelanjakan apa saja modal yang Anda miliki tersebut. Karena Anda tidak tahu apa yang harus Anda belanjakan, dan untuk kebutuhan apa saja keuangan yang ada saat ini.

6. Tidak Memiliki Dana Darurat

Selain menyisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha, sebagai pebisnis Anda harus menyiapkan dana darurat. Dana ini bisa Anda gunakan ketika usaha Anda mengalami kritis, sangat jarang pebisnis yang memikirkan dana darurat. Terutama mereka yang masih dalam tahap pemula.

Sebaiknya, ketika Anda memiliki keuntungan yang cukup besar, sisihkanlah dari keuntungan tersebut sebagai dana darurat. Sebab, Anda tidak akan pernah mengetahui kapan usaha Anda mengalami kegagalan. Inilah pentingnya menyiapkan dana darurat.

7. Mengunakan Uang Pribadi untuk Bisnis

Kesalahan mengelola keuangan yang sangat sering dilakukan pebisnis adalah mengunakan uang pribadi untuk kebutuhan bisnis. Memang pada awal Anda memulai bisnis, Anda harus mengelontorkan uang pribadi sebagai modal usaha Anda.

Namun, saat usaha sudah berjalan maka hal itu jangan terlalu sering dilakukan. Sebab bisa menyebabkan hal fatal dalam menyusun laporan keuangan bisnis Anda. Sebaiknya buatkanlah rekening khusus yang memang digunakan untuk kepentingan usaha.

8. Tidak Memiliki Catatan Pembukuan yang Baik

Kesalahan mengelola keuangan yang sering dilakukan pebinis yang paling sering terjadi, tidak memiliki catatan pembukuan yang baik untuk usahanya.

Bahkan Anda tidak tahu berapa pendapatan dan pengeluaran yang terjadi pada periode tertentu. Hal itulah yang membuat seorang pebisnis tidak mengetahui jumlah keuntungan yang ia peroleh.

Jangan malas! Mulailah melakukan pembukuan untuk usaha Anda.

Itulah tadi 8 Kesalahan Mengelola Keuangan yang Sering Dilakukan Pebisnis yang perlu Anda Hindari.
Semoga bisa menjadi acuan untuk Anda untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan bisnis Anda.

 

Pesan Ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University

Posted on Leave a comment

Simak! 9 Jalan Keluar Menghadapi Masa Sulit atau Krisis Pada Bisnis

Masa sulit atau krisis merupakan hal yang paling di benci oleh siapapun. Termasuk bagi para pemilik bisnis. Tetapi, masa sulit tidak bisa di hindari oleh pemilik bisnis. Bahkan banyak pebisnis yang tidak mampu melalui fase sulit. Muslim Entrepreneur University akan membantu para pebisnis untuk mampu menghadapi masa sulit bisnis, sehingga Anda siap dan tenang dalam menghadapi masa-masa ini.

Meskipun Anda menyebut itu masa sulit, Anda tetap harus berpikir positif. Mengapa? Karena bisa jadi, masa sulit merupakan masa-masa yang bisa membantu Anda untuk lebih professional dan masa untuk belajar dengan kondisi yang ada.

Mengambil Risiko

Masa sulit memang menjadi masa yang berat bagi setiap pebisnis. Tetapi masa-masa ini akan menjadi masa yang cukup menantang. Di masa sulit, Anda di haruskan untuk siap dalam mengambil risiko. Risiko akan menjadi pembelajaran berharga bagi Anda sebagai pebisnis ketika mengalami krisis.

Ada banyak pebisnis ketika dia dalam masa terpuruk, ia akan kehilangan arah dan percaya diri. Tetapi Anda jangan sampai berpikir seperti ini. Anda bisa mengambil risiko untuk bisa lebih percaya diri dan lebih percaya akan kemenangan di masa depan.

Kesempatan Belajar Hal Baru

Ketika menghadapi masa sulit pada bisnis, cobalah berpikir positif. Mungkin ini akan menjadi kesempatan Anda untuk mempelajari hal baru yang bisa mengembangkan potensi lain pada diri Anda. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan lain dari sisi bisnis Anda saat ini. Jangan sampai, masa sulit membuat Anda semakin terpuruk. Ini hanya akan memperkeruh keadaan dari bisnis yang Anda jalankan.

Merubah Strategi

Setelah Anda berpikir, mengambil risiko, serta belajar hal baru. Hasil dari kesemua itu bisa Anda jadikan sebagai cara untuk merubah strategi bisnis yang sudah diterapkan untuk merubah cara lain dalam bisnis. Dengan cara terbaru yang Anda dapatkan, mungkin Anda akan keluar dari masa-masa sulit untuk menghadapi berbagai konsekuensi baru dari bisnis Anda.

Coba Liat Peluang Lain

Di saat masa sulit, mungkin bukan menjadi benar-benar masa sulit bagi Anda. Masa sulit bisa jadi menjadi jalan bagi Anda membuka peluang lain. Seperti falsafah Tiongkok yang menyebut masa sulit dengan krisis atau Bahasa Tiongkoknya adalah Wei-Ji memiliki dua arti, Wei(ancaman) dan Ji (peluang).

Sehingga para pebisnis Tiongkok diajarkan untuk melihat apakah masa sulit atau krisis menjadi ancaman untuk bisnis mereka atau sebagai peluang baru. Ini lah yang menjadi salah satu contoh untuk memandang masa sulit sebagai satu hal positif.

Belajar untuk Bertanggung Jawab

Ketika menghadapi masa sulit, banyak pengusaha yang menganggap ini sebagai ancaman. Menyalahkan keadaan. Pernahkah Anda berpikir, jika masa sulit merupakan cara terbaik untuk belajar tanggung jawab dan belajar ikhlas untuk menerima kondisi yang ada?

Mungkin saja, masa sulit menjadi salah satu cara terbaik untuk melakukan koreksi terhadap segala sesuatu yang sudah kita lakukan. Sehingga akan memudahkan Anda untuk menerima kondisi sekarang. Cara seperti ini melatih diri Anda belajar dari setiap kesalahan.

Melatih Bekerja Keras

Masa sulit akan melatih Anda untuk bekerja lebih keras lagi untuk memulihkan kondisi keuangan pada bisnis. Mungkin kondisi sulit Anda alami dikarenakan Anda merasa dalam kondisi nyaman hingga lupa jika di sekitar Anda, seperti kompetitor sudah mulai menggunakan cara lain untuk bangkit dengan sesuatu yang baru.

Untuk itu, Anda harus bekerja lebih keras lagi untuk mengembalikan kepada kondisi semula. Sehingga tujuan Anda pada bisnis bisa kembali normal lagi hingga kembali pada hasil yang lebih maksimal dari semula.

Lebih Kreatif

Keadaan sulit, selain membantu Anda untuk bekerja lebih keras lagi. Mungkin bisa mendorong Anda untuk lebih kreatif. Dengan kreatifitas akan mendorong Anda menciptakan sebuah produk atau layanan yang lain daripada yang lain. Sehingga mendorong peningkatan pada pendapatan Anda dan perkembangan dari bisnis Anda saat ini.

Belajar Menghadapi Rasa Takut

Umumnya banyak pihak yang merasa bahwa rasa takut selalu menjadi ancaman dan tidak mau kembali mencoba. Ketika masa sulit menerpa dalam kehidupan termasuk dalam bisnis, akan melatih Anda untuk melatih rasa takut. Hingga kita akan lebih berani lagi dalam kondisi yang ada.

Satu-satu cara untuk menghadapi rasa takut adalah dengan melakukan tindakan. Jika dalam keadaan sulit, Anda saja tidak mampu melakukan apa-apa lagi. Masa sulit akan terus Anda alami tanpa bangkit kembali.

Tingkatkan Produktivitas

Arti produktivitas bukanlah melakukan produksi secara massal atau memberikan layanan secara besar-besaran. Produktivitas merupakan efektivitas yang ditambah dengan efisiensi. Dikutip dari Marketeers, produktivitas merupakan nilai tambah bagi bisnis. Semakin tinggi produktivitas, semakin tinggi pula nilai tambah bisnis Anda.

Dengan sembilan langkah di atas, Muslim Entrepreneur University yakin Anda bisa menghadapi masa sulit dengan selamat. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan keuangan bisnis anda lagi. Dalam masa sulit tetap ada peluang, pelajaran, dan hal baru yang bisa kita dapatkan loh. Jadi jangan takut dengan krisis dan menghadapi masa sulit dengan tenang.

Pesan Ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University

Posted on Leave a comment

8 Alasan Bisnis Tidak Berkembang dan Gagal Terus, Jangan Lakukan!

8 Alasan Bisnis Tidak Berkembang dan Gagal Terus, Jangan Lakukan!

Berbisnis terkadang tidak semulus apa yang dibayangkan. Terkadang berjalan dengan apa yang kita inginkan, tetapi terkadang bisnis keluar dari jalan yang sudah kita tetapkan. Kegagalan bisnis sering di alami oleh para pengusaha dimanapun. Tapi apa sih alasan bisnis tidak berkembang? Banyak pengusaha yang tidak bisa melakukan evaluasi hal ini.

Kegagalan atau tidak berkembangnya bisnis, disebabkan oleh beberapa hal. Muslim Entrepreneur University akan memberikan kamu saran atau masukan mengapa bisnis tidak berkembang.

Sebenarnya apa yang terjadi dan mengapa bisnis Anda malah jalan di tempat. Padahal Anda sudah bekerja keras untuk mengembangkan bisnis Anda, namun selalu gagal.

Penyebab Bisnis Selalu Gagal

Selalu Kerja Sendirian
Meskipun Anda seorang pemilik bisnis ataupun seorang reseller, bukan berarti Anda harus bekerja sendirian. Tidak ada orang yang bisa berhasil dengan bekerja sendiri. Selalu ada bantuan orang lain di balik setiap kesuksesan. Termasuk di dunia bisnis, Anda tidak bisa melakukan semuanya sendirian.

Hal pertama yang sering membuat bisnis gagal dan tidak berkembang karena di kerjakan sendirian. Anda harus membangun tim untuk membawa bisnis sukses. Tim ini akan bisa memecah pekerjaan Anda. Sehingga Anda bisa fokus kepada hal lain dan tim Anda mengerjakan fokus yang lain.

Jika keduanya berjalan bersama, bisnis akan berkembang dan kegagalan mungkin bisa Anda hindari. Ketika Anda terpuruk ada tim Anda yang akan mendukung Anda untuk menjalankan bisnis yang Anda miliki. Sehingga Anda bisa kembali bangun dan sukses.

Zona Nyaman
Hampir semua orang senang berada di zona nyaman, termasuk sebagian pebisnis. Ketika Anda berada di zona nyaman, Anda akan sulit berkembang. Untuk itu, Anda dituntut untuk keluar dari zona nyaman, belajar berbagai hal yang bisa membuat Anda berkembang dan membantu bisnis Anda lebih maju.

Banyak pebisnis yang terlalu senang berada di zona nyaman, sehingga bisnis mereka hanya begitu-gitu saja tanpa ada perkembangan yang signifikan. Malah setiap bulan omzet selalu turun terus dan sulit untuk naik secara drastis.

Berada di zona nyaman menjadi satu alasan kenapa bisnis tidak berkembang. Cobalah untuk melihat setiap perubahan dalam perkembangan bisnis. Segera bangkit sebelum kegagalan menghampiri bisnis Anda.

Buruknya Manajemen
Buruknya manajemen bisnis menjadi salah satu alasan bisnis tidak berkembang. Terkadang pebisnis terlalu enak dengan manajemen lama. Padahal kompetitor sudah tidak menggunakan cara tersebut, malah mereka sudah berkembang lebih maju dari Anda.

Misal, ketika sistem pembukuan bisnis Anda masih di catat secara manual. Ini salah satu buruknya sistem manajemen pada bisnis. Di zaman digital, pembukuan sudah harus dilakukan dengan menggunakan platform khusus pembukuan.

Cara ini akan membuat bisnis tampak lebih modern dan penghitungan keluar masuk uang lebih terukur dan tercatat jelas. Dibandingkan Anda mencatatnya secara manual. Dengan bantuan software akuntansi, bisa membantu bisnis Anda lebih berkembang.

Mengabaikan Perkembangan
Tidak update atau istilah anak zaman sekarang kurang update (kudet) menjadi beberapa masalah yang terjadi pada Owner generasi Old. Mereka sangat jarang melihat perkembangan dan telalu nyaman dengan zona saat ini. Padahal, banyak kompetitor yang sudah meninggalkan cara lama untuk mencoba cara baru.

Sebagai pemilik bisnis, Anda juga tidak boleh mengabaikan perkembangan. Kalau Anda tidak mau berkembang dan tetap merasa aman dengan kondisi seperti ini, bersiaplah untuk ditinggalkan oleh konsumen. Tidak mau berkembang akan membawa bisnis Anda kepada kehancuran dan kegagalan.

Strategi Pemasaran yang Buruk
Strategi pemasaran menjadi hal penting dalam berbisnis. Jika strategi pemasaran Anda tidak oke, tentunya bisnis Anda juga tidak berkembang. Padahal ini cukup penting. Strategi pemasaran yang efektif, akan mudah menarik konsumen untuk datang ke toko atau melirik bisnis Anda. Banyak pebisnis yang sudah memiliki modal yang banyak, tim yang solid, tetapi tidak memiliki strategi pemasaran yang efektif. Bisnis Anda akan sia-sia. Untuk itu, cobalah untuk menggunakan strategi pemasaran yang benar-benar tertuju dan cocok untuk pasar produk atau jasa Anda.

Tidak Ada Perencanaan
Selain strategi pemasaran yang tidak efektif, bisnis yang tidak memiliki perencanaan yang baik akan mendorong kepada kehancuran dan kegagalan. Banyak pebisnis yang tidak memiliki perencanaan dalam mendirikan bisnis mereka.

Ada pebisnis yang tidak matang dalam perencanaan. Sehingga mereka cukup sulit berkembang karena tidak memiliki perencanaan yang tepat dalam bisnis. Cara ini tidak boleh di abaikan. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus memiliki perencanaan yang matang dan tidak boleh mengabaikan perencanaan. Tidak adanya perencanaan menjadi salah satu alasan bisnis tidak berkembang.

Kerjasama Dengan Orang yang Salah
Kegagalan bisnis bisa terjadi di akibatkan kerjasama dengan orang yang salah. Terkadang banyak pebisnis yang menjalin kerjasama dengan orang-orang terdekatnya saja. Memang ini tidak salah, tetapi orang terdekat belum tentu memiliki visi yang sama dengan Anda.

Carilah partner kerjasama yang sama-sama bisa mendorong untuk perkembangan bisnis. Dan juga bisa membantu Anda mencapai tujuan bisnis secara bersama. Bukan partner yang hanya ingin membawa bisnisnya berkembang sendiri.

Banyak pebisnis di luar sana yang salah melakukan kerjasama. Membuat bisnisnya menjadi tidak berkembang dan gagal. Temukanlah orang yang tepat yang bisa Anda ajak kerjasama untuk bersama-sama membangun bisnis.

Tidak Ada Bedanya Dengan Kompetitor
Bisnis asal jiplak, menjadi salah satu penyebab bisnis tidak berkembang. Meskipun Anda mendirikan bisnis yang sudah ada di pasaran, bukan berarti Anda harus mengikuti kompetitor. Karena bisnis yang Anda dirikan tidak bisa sama percis dengan apa yang dilakukan kompetitor.

Setiap bisnis harus memiliki perbedaan untuk bisa unggul dan mengalahkan para kompetitor Anda. Mulai sekarang cobalah jangan pernah menyamakan bisnis Anda dengan bisnis kompetitor. Hal lain yang harus dilakukan adalah Anda harus bisa berpikir untuk tidak mengikuti orang lain.

Ada banyak faktor yang menjadi alasan bisnis tidak berkembang atau gagal. Seperti point di atas bisa menjadi faktor-faktor yang menyebabkan bisnis Anda tidak berkembang dan malah menghantarkan kepada kegagalan. Usahakan hindari kedelapan poin di atas agar bisnis Anda bisa terus maju dan berkembang.

Itulah hal – hal yang kita bisa jadikan sebagai pengingat kita dalam berbisnis, bahwa ternyata berbisnis ada rambu – rambu yang harus kita perhatikan..

Tetap Semangat, Konsisten dan miliki tujuan yang jelas agar bisnis anda semakin baik dari waktu ke waktu..

Pesan Ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University