Posted on Leave a comment

Berbisnis Tidak Harus Berbakat! Bebearapa Hal Ini Bisa Membantu Anda Menuju Sukses

Berdalih bahwa kesuksesan orang lain karena bakat mereka.
Secara tidak langsung, Anda sedang menghibur diri atas kegagalan sendiri. Sampai kapan bersembunyi di balik alasan?

Anda memilih menyerah saat pertama kali merasakan kegagalan.

Katanya, Anda ingin sukses seperti pebisnis dunia. Kenapa mental itu masih saja lemah?
Baru sekali, hasil perjuangan Anda direndahkan, eh susah langsung menyerah dan tidak mau berusaha. ☹️

Bakat bukan penentu kesuksesan seseorang. Bakat hanya kemampuan dasar yang dimiliki setiap orang.
Itu artinya, setiap orang memiliki bakat yang bisa diasah. Percuma saja berbakat kalau Anda tidak mau mengasahnya. Bakat hanya sekadar kata yang tidak berguna, jika pemiliknya tidak mau mengakui itu.

Menjadi pebisnis dan sukses tidaklah semata-mata ditentukan adanya bakat.

Apapun latar belakang Anda atau jika Anda merasa tidak berbakat dalam berbisnis, tak perlulah Anda pusingkan lagi. Jangan menjadikan alasan tak berbakat untuk tidak mencoba berbisnis.

Buang jauh-jauh pemikiran itu!

Tanpa bakat, Anda bisa menjadi sukses dengan beberapa hal ini.

1. Miliki Minat Berbisnis

Hal terpenting dalam memulai bisnis adalah memiliki minat yang besar atau passion. Harus ada keinginan yang kuat dari dalam diri Anda untuk menekuni bidang bisnis.

Jika Anda berminat, maka Anda akan dengan senang hati mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia bisnis. Ketertarikan Anda pada bisnis akan membuat diri Anda terdorong untuk selalu mempelajarinya.

2. Tepat Waktu

Tidak harus berbakat juga untuk menjadi orang yang tepat waktu, hanya membutuhkan keterbiasaan dan disiplin Anda.

Orang berbakat belum tentu bisa bersikap tepat waktu. Maka, Anda yang merasa tidak berbakat, tidak lagi ada alasan tidak bisa menjadi orang yang tepat waktu.

Belajar menjadi orang tepat waktu, dapat memupuk diri menjadi orang yang menghargai waktu.
Biasakanlah diri, tidak telat, datang lebih awal dan memanfaatkan waktu yang terus bergulir.
Sikap ini, menjadikan Anda lebih menghargai orang lain.

Secerdas apapun Anda dilahirkan, tetap menjadi tidak berguna jika waktu saja tidak dihargai.

3. Pelajari Dunia Bisnis

Bakat berbisnis bukan modal utama untuk pandai berdagang. Keahlian atau skill dalam menjalankan bisnis bisa dilatih kok.
Yang terpenting, Anda menumbuhkan minat bisnis Anda dan tekun mempelajarinya.

Bacalah buku-buku dan artikel di internet tentang bisnis, serta bergabunglah dengan komunitas bisnis. Belajarlah dari berbagai sumber untuk memperkaya ilmu dan membuka wawasan Anda.

4. Memiliki Etika

Orang yang tidak cerdas tetap dihormati dan dihargai jika memiliki etika dalam setiap langkahnya.
Begitu pula orang cerdas yang tidak memiliki etika, mereka hanya menjadi orang yang buruk, merusak orang lain dan tidak berguna.

Etika artinya perilaku yang baik. Orang yang memiliki etika, ia sangat berhati-hati dalam bersikap, berbicara dan bertindak sama orang yang lebih tua, dewasa, atau muda.
Terhadap semua orang walaupun dia belum mengenalnya lebih jauh.
Kalau Anda saja tidak memiliki etika, sulit sekali dapat mencapai kesuksesan.

Etika mengajarkan orang bersikap sopan santun dalam berbicara. Menjadikan kita sebagai makhluk toleran saat berinteraksi dan tidak mementingkan diri sendiri. Selain itu, etika menjadi pembeda antara diri sendiri dengan orang lain.

5. Mau Belajar dan Diajari

Sikap rendah hati, mau belajar dan diajari adalah langkah awal mencapai kesuksesan. Sekarang, sangat sulit menemukan orang-orang yang mau belajar dan diajari. Hampir sebagian besar manusia, sudah merasa paling pintar dan sok jago, tidak mau belajar atau menerima saran dari orang lain. Tidak heran, jika dalam sebuah komunitas terjadi cek-cok karena setiap anggotanya merasa pintar.

Jadi, tak ada salahnya untuk mempelajari bagaimana pengusaha terkaya di Indonesia bisa sukses. Kemudian, cobalah mengevaluasi hal tersebut dengan diri sendiri. Jangan pernah takut untuk melihat dan belajar dari orang lain, yang sudah menjalani proses pembelajarannya dan berhasil mengenyam kesuksesan.

5. Berani mengambil risiko

Pengusaha terkaya di Indonesia tidak hanya berdiam diri dan menunggu uang datang begitu saja. Mereka tentu bekerja keras dan mengambil risiko demi mengembangkan kekayaannya.

Kesuksesan baru bisa diperoleh saat kamu menemukan cara agar kesuksesanmu bisa lipat gandakan. Dengan kata lain kamu melangkah ke depan, bukan hanya berjalan di tempat. Namun ingatlah bahwa mengambil risiko bukan berarti melangkah dengan buta, namun mengkalkulasikan risiko dan peluang yang ada untuk memajukan bisnis atau usahamu. Jadi, sudah siapkah mengambil risiko?

6. Menentukan target, mengujinya dan evaluasi target

Dalam meraih kesuksesan, tentu ada target yang harus ditentukan, dilaksanakan dan dievaluasi. Setelah menentukan tujuan, kini saatnya membuat rencana bisnis atau model bisnis lengkap dengan targetnya. Selanjutnya, lakukan uji kelayakan untuk mengetahui apakah bisnis tersebut bisa mendatangkan keuntungan atau tidak. Kamu juga dapat melakukan uji sampel untuk melihat reaksi dan memperoleh feedback dari usahamu. Dari sana, juga bisa memperbaiki aspek-aspek yang masih kurang dan memperbaiki peluang kessuksesanmu.

7. Mengumpulkan modal

Setiap usaha tentunya membutuhkan modal awal. Nah, kamu harus mulai mempersiapkan modal yang dibutuhkan setelah kamu mengurus legalitasnya.

8. Memilih lokasi bisnis

Sebuah bisnis yang sukses tidak terlepas dari lokasinya yang strategis.
Misalkan, kamu membuka sebuah kedai kopi di daerah industri atau di sebuah mall di pusat kota. Mudahnya aksesibilitas dan tingkat keramaian di kedua tempat tersebut berbeda, dan akan mempengaruhi kesuksesan bisnis yang akan kamu jalani nantinya.

9. Mencari SDM untuk membantu bisnis

Saat bisnismu sudah siap diluncurkan dan siap berjalan, kini saatnya kamu mencari staf atau sumber daya manusia. Kamu bisa membuka lowongan pekerjaan langsung (walk in), atau via media sosial dan surat kabar lokal. Jangan lupa untuk melanjutkan tahap perekrutan dengan interview yang mendalam sehingga kamu tahu betul orang seperti apa yang akan dipekerjakan.

10. Implementasi rencana bisnis

Begitu memulai bisnis, jangan lupa mengimplementasikan rencana bisnis yang sudah dibuat termasuk pemasarannya. Sebuah rencana akan menjadi sia-sia apabila tidak diikuti dengan implementasi. Kemudian, lakukanlah review dan evaluasi berkala untuk selalu memperbaiki dan meng-upgrade rencana bisnis secara berkesinambungan.

Nah, dengan melakukan tips menjadi pengusaha sukses tersebut tidak menutup kemungkinan kelak namamu akan masuk ke deretan pengusaha terkaya di Indonesia atau orang terkaya di Indonesia bukan?
Selamat mempersiapkan bisnismu!

Pesan ini dipersembahkan oleh Muslim Entrepreneur University